Langsung ke konten utama

BUKU “ISLAM ALA PRABOWO”.

BUKU “ISLAM ALA PRABOWO”. 

Buku tentang Presiden Prabowo yang baru di luncurkan dengan judul “Islam ala Prabowo” menuai polemik. Tidak sedikit yang mengkritiknya terutama mereka yang tidak menyukai Prabowo. Menurutnya buku tersebut terlalu berlebihan karena seolah-olah Islam di persempit oleh pemahaman satu orang dan berpotensi membodohi umat, sebagian lagi menganggapnya sarat dengan kepentingan pencitraan politik, bahkan lebih jauh menuduh bahwa institusi keagamaan telah berselingkuh dengan penguasa.

Orang yang banyak berkomentar sinis mengenai buku Islam ala Prabowo ini, bisa jadi belum membaca isi bukunya secara utuh. Saat membaca judulnya saja, pikirannya langsung bereaksi dan menghakimi berdasarkan judulnya saja tanpa melihat isi sebenarnya. masyarakat kita umumnya memang malas dan tidak mau membaca buku secara utuh.

Padahal buku Islam ala Prabowo bukanlah buku tentang akidah atau syariat, melainkan buku yang membahas kehidupan keagamaan dan cara Presiden Prabowo dalam mengamalkan ajaran Islam. Buku ini berisi  himpunan perspektif, catatan, dan pengamatan bagaimana nilai-nilai Islam tercermin dalam tindakan serta kepemimpinan Presiden Prabowo melalui orang-orang yang mengenal Prabowo secara dekat. 

OoO

Bahwa Islam bisa dilihat dari sudut pandang siapa saja tergantung pemahaman seseorang ketika mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam.  Itulah makanya ada banyak buku Islam yang ditulis oleh orang dari berbagai latar belakang. Ada islam sebagaimana dilihat seorang muslim dari barat, ada Islam sebagaimana dipandang seorang kristen, ada Islam dalam bacaan intelektual seperti Yusuf al-Qaradawi, Ali Syariati, Abdullah bin Baz, Ibnu Taimiyah, Ibnu Zina, Mohammad Arkoun, Nasr Hamid Abu Zayd, Soekarno, H. Agus Salim, Mohammad Natsir dan sebagainya.
Satu agama, tetapi cara manusia memahami, menjelaskan, menafsirkan dan mempraktekkannya bisa sangat beragam.

Nah ketika ketika seseorang ditanyakan apa itu Islam ?
Maka tentunya dia akan menjelaskan Islam menurut apa yang dia ketahui, pahami dan amalkan. Islam ala ulama fiqh akan menjelaskan Islam dalam perspektif fiqh. Islam ditangan ahli tasawuf akan menjelaskan Islam ala sufi, begitu pula ala akademisi, politisi, budayawan dan seterusnya.

Islam yang absolut adalah ajarannya, sementara pemahaman manusia selalu memiliki ruang, latar, pengalaman dan keterbatasan akibat perbedaan geografi, tingkat pendidikan, pengalaman, bacaan dan sebagainya. Islam walaupun awalnya turun di Mekkah melalui Nabi Muhammad saw, namun kemudian tumbuh dan menyebar dengan cepat ke berbagai wilayah dunia, bukan hanya daerah jazirah arabia tapi juga masuk ke Asia, Afrika, dan eropa. 

Nah ketika Islam hadir di tempat yang berbeda dengan bahasa, sejarah, kultur dan latar budaya yang berbeda serta karakter manusia yang berbeda-beda pula maka cara orang membacanya pun tidak sama. Ada yang membaca Islam dengan dominan fiqh, ada yang lebih condong kepada tasawufnya, ada yang tertarik dengan filsafatnya dan sebagainya.

Bahwa oleh karena itu penting memahami Islam dalam berbagai perspektif. Membaca Islam dalam berbagai perspektif membuat kita sadar bahwa Islam jauh lebih luas dari pada satu buku, satu tokoh, satu kelompok, bahkan satu madzhab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEKERJAAN DI AKHIR TAHUN BELUM SELESAI, HARUSKAH PUTUS KONTRAK, SEBUAH SOLUSI AKHIR TAHUN ANGGARAN

ARTIKEL  TP4D PEKERJAAN DI AKHIR TAHUN BELUM SELESAI, HARUSKAH PUTUS KONTRAK, SEBUAH SOLUSI AKHIR TAHUN ANGGARAN Oleh : Muhammad Ahsan Thamrin. Salah satu permasalahan bagi Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi (K/L/D/I) yang sedang melaksanakan kegiatan pengadaan barang dan jasa yang menggunakan kontrak tahun tunggal adalah seluruh pekerjaan tersebut  harus sudah diselesaikan sebelum akhir tahun anggaran. Namun disinilah permasalahan yang sering terjadi yaitu banyak pekerjaan pengadaan barang dan jasa yang ternyata tidak atau belum selesai sedang kontrak pelaksanaan pekerjaan telah berakhir. Terhadap permasalahan tersebut banyak PPK yang bimbang atau ragu dalam mengambil keputusan. Ada beberapa kemungkinan yang dilakukan oleh PPK  terhadap pekerjaan yang diperkirakan tidak akan selesai sampai dengan akhir tahun anggaran yaitu : 1.     PPK memutuskan kontrak secara sepihak dan penyedia barang/jasa dianggap lalai/cidera janji dalam melaksanakan kew...

Tindak lanjut temuan kerugian negara dalam LHP BPK, antara administrasi atau pidana

Tindak lanjut temuan kerugian negara dalam LHP BPK, antara administrasi atau pidana Oleh : Muhammad Ahsan Thamrin Bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah satu-satunya lembaga negara yang diberikan wewenang oleh Undang-undang untuk melakukan pemeriksaan atas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara (pasal 23E ayat (1) UUD 1945). BPK bertugas memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang dilakukan oleh Pemerintah pusat, pemerintah Daerah, lembaga negara lainnya, Bank Indonesia, BUMN, Badan layanan Umum, BUMD, dan lembaga atau badan lain yang mengelola keuangan negara. (Pasal 6 ayat (1) UU No. 15 tahun 2006 tentang BPK). Pelaksanaan pemeriksaan BPK, dilakukan berdasarkan Undang-undang tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara (pasal 6 ayat (2) UU No. 15 tahun 2006 tentang BPK). Pemeriksaan BPK mencakup pemeriksaan keuangan ,pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Pemeriksaan keuang...

BAGAIMANA MEMAHAMI FITNAH DAJJAL DAN NUBUAT AKHIR ZAMAN

BAGAIMANA MEMAHAMI FITNAH DAJJAL DAN NUBUAT AKHIR ZAMAN Mari kita mulai dari Yeruselem. Yeruselem adalah kota suci. Dari sana Alquran  menceritakan banyak sekali kisah dari  Nabi Musa as, Nabi Dawud as dan putranya Nabi Sulaiman as, Nabi  Zakaria as, Nabi Yahya as dan dan Nabi Isa as.  Bangsa Bani Israel mencapai puncak kejayaannya  pada jaman Nabi Daud as dan Nabi Sulaeman as yang pemerintahannya berpusat di Yeruselem. Pada pada tahun 586 SM, kota Jerussalem diserang dan dihancurkan pertama kali oleh Raja  Nebuchadnezzar  dari Babylonia. Semua orang yahudi di bawa ke babylonia untuk dijadikan budak. Namun pada saat babylonia ditaklukan oleh Raja Cyrus dari Persia, orang-orang Yahudi tersebut dikembalikan kembali ke Jerussalem. Bangsa Yahudi yakin berdasarkan kitab suci mereka bahwa kelak Allah swt akan mengembalikan kembali bangsa Yahudi  ke Yeruselem  dan akan menurunkan  Messiah atau Al Masih yang akan mengembalikan kejay...