Langsung ke konten utama

UMAT BERAGAMA YANG BERIMAN

UMAT BERAGAMA YANG  BERIMAN

“Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia menjadikanmu satu umat (saja). Akan tetapi, Allah hendak mengujimu tentang karunia yang telah Dia anugerahkan kepadamu. Maka, berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang selama ini kamu perselisihkan (QS. Al maidah ayat 48)”

------

Menurut ajaran agama, manusia pertama yang diciptakan Allah adalah Adam dan Hawa. Dari Adam dan Hawa ini kemudian melahirkan keturunan umat manusia hingga saat ini. Jadi seorang manusia apapun agamanya, dari manapun negaranya maka pada dasarnya mereka semua bersaudara karena kakek dan nenek mereka sama. 

Manusia baru mulai terpecah belah setelah datang utusan Tuhan kepada mereka (QS. Al baqarah ayat 213)

Dari sini manusia terpecah menjadi dua golongan yaitu golongan orang-orang yang beriman dan golongan orang yang tidak beriman. Orang yang beriman adalah mereka yang percaya kepada Allah, percaya kepada hari akhir (adanya kebangkitan kembali setelah kematian untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatan) dan karena  itu mereka mengisi hidupnya dengan berbuat kebajikan.

Sementara orang yang tidak beriman itu adalah mereka tidak percaya kepada Allah, dan mengingkari hari akhir (kebangkitan). 

Di dunia ini golongan orang-orang yang tidak beriman itu akan terus memusuhi orang-orang yang beriman. “Dan mereka menyiksa orang-orang mukmin itu hanya karena (orang-orang mukmin itu) beriman kepada Allah Yang Maha perkasa, Maha Terpuji (Al Buruj ayat 8).

Inilah jawaban dengan apa yang terjadi saat ini di Gaza Palestina. Rakyat Gaza palestina terus menerus di bunuh, rumah dan tempat ibadahnya dihancurkan sebenarnya hanya karena mereka beriman kepada Tuhan.

Tapi mereka yang beriman akan mengutuk tindakan biadab ini. Pada saat Zionis Israel melakukan penindasan di Gaza Palestina, tidak sedikit umat Kristen yang mengutuk Israel dan ada yahudi yang mengutuk Israel yang menindas. Mereka semua itu adalah yahudi dan kristen yang beriman, yang hidup dalam  kebenaran.  Setiap umat beragama yang berpihak kepada kebenaran akan mengutuk penindasan. 

Dulu orang-orang yahudi Bani Israel yang beriman kepada Nabi Musa ditindas oleh Firaun, mereka diburu dan di bunuh tapi sekarang ketika mereka telah memiliki kekuataan ekonomi dan militer justru menjadi penindas atas orang-orang muslim di Gaza Palestina.

Mengapa mereka berubah menjadi jahat ?
Mereka menjadi jahat Karena orang-orang yahudi zionis ini memutus hubungan dengan Allah dan hari akhir sehingga di dalam diri mereka tidak ada lagi rasa takut kepada Tuhan. Mereka tidak lagi terikat dengan nilai-nilai moral dan karena itu mereka  terus menerus melakukan dosa-dosa besar dan menjadi penindas tanpa rasa bersalah.

Orang-orang yahudi zionis ini walaupun mengaku beragama tapi pada dasarnya mereka tidak lagi mengenali kebenaran. Mereka mengalami kebutaan spiritual karena dzikir (mengingat) Allah terlepas dari hati mereka. Mereka walau punya mata tapi hakikatnya tidak lagi melihat (karena mata hati mereka buta), mereka punya telinga tapi tidak mendengar (karena telinga spiritual mereka tuli), mereka punya hati tapi tidak lagi memahami kehidupan (karena hati nurani mereka telah tertutup). Mereka oleh alquran digambarkan seperti hewan ternak bahkan jauh lebih sesat lagi. 

Mengapa itu semua bisa terjadi ?
Karena Allah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan kelak, kata alquran,  mereka akan mendapat siksa yang amat berat (QS. Albaqarah ayat 7).

Jadi siapapun anda, apapun agama anda, ketika anda memutus hubungan dengan Tuhan, tidak lagi percaya kepada hari akhir maka anda akan mengalami kebutaan spiritual. 

Apa tanda dari kebutaan spiritual itu ?
Mereka merasa berbuat baik padahal mereka terus menerus melakukan kejahatan dan kesesatan (QS. Al Kahf ayat 103-105)

Orang yang beriman akan bersatu dalam kebenaran.
Ketika Presiden Israel Benyamin Netanyahu menyerang Gaza Palestina dan memerangi tentara Hamas Palestina, ratusan ribu yahudi Ortodoks menolak wajib militer untuk ikut memerangi rakyat Gaza Palestina, karena menurut mereka, melakukan penindasan adalah tidak dibenarkan oleh ajaran alkitab.
(https://kumparan.com/kumparannews/yerusalem-memanas-200-ribu-yahudi-ultra-ortodoks-demo-tolak-wajib-militer-269RrXcXKGA)

Begitu pula Ketika Donald Trump melakukan serangan pengeboman ke Iran, hampir sebagian besar rakyat Amerika serikat berdemo mengecam tindakan Donald Trump ini dan menuntut menghentikan serangan militer ke Iran
 (https://www.youtube.com/watch?v=62g4ITAT96k)

Mengapa mereka melakukan itu ?
Karena mereka masih memiliki iman di dalam hati mereka. Orang yang beriman  tidak akan mentolerir penindasan tapi mengutuk penindasan. 

Orang-orang yahudi, Kristen, Islam, Hindu, Budha, Konghucu, Zoroaster yang beriman akan membela kebenaran dan mengutuk penindasan.

Anda tidak akan disebut orang yang beriman tapi duduk semeja minum kopi dengan mereka yang melakukan penindasan.

  “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, dan orang-orang Sabiin, siapa saja (di antara mereka) yang beriman kepada Allah dan hari Akhir serta melakukan kebajikan (pasti) mendapat pahala dari Tuhannya, tidak ada rasa takut yang menimpa mereka dan mereka pun tidak bersedih hati (QS. Al baqarah ayat 62)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEKERJAAN DI AKHIR TAHUN BELUM SELESAI, HARUSKAH PUTUS KONTRAK, SEBUAH SOLUSI AKHIR TAHUN ANGGARAN

ARTIKEL  TP4D PEKERJAAN DI AKHIR TAHUN BELUM SELESAI, HARUSKAH PUTUS KONTRAK, SEBUAH SOLUSI AKHIR TAHUN ANGGARAN Oleh : Muhammad Ahsan Thamrin. Salah satu permasalahan bagi Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi (K/L/D/I) yang sedang melaksanakan kegiatan pengadaan barang dan jasa yang menggunakan kontrak tahun tunggal adalah seluruh pekerjaan tersebut  harus sudah diselesaikan sebelum akhir tahun anggaran. Namun disinilah permasalahan yang sering terjadi yaitu banyak pekerjaan pengadaan barang dan jasa yang ternyata tidak atau belum selesai sedang kontrak pelaksanaan pekerjaan telah berakhir. Terhadap permasalahan tersebut banyak PPK yang bimbang atau ragu dalam mengambil keputusan. Ada beberapa kemungkinan yang dilakukan oleh PPK  terhadap pekerjaan yang diperkirakan tidak akan selesai sampai dengan akhir tahun anggaran yaitu : 1.     PPK memutuskan kontrak secara sepihak dan penyedia barang/jasa dianggap lalai/cidera janji dalam melaksanakan kew...

Tindak lanjut temuan kerugian negara dalam LHP BPK, antara administrasi atau pidana

Tindak lanjut temuan kerugian negara dalam LHP BPK, antara administrasi atau pidana Oleh : Muhammad Ahsan Thamrin Bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) adalah satu-satunya lembaga negara yang diberikan wewenang oleh Undang-undang untuk melakukan pemeriksaan atas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara (pasal 23E ayat (1) UUD 1945). BPK bertugas memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara yang dilakukan oleh Pemerintah pusat, pemerintah Daerah, lembaga negara lainnya, Bank Indonesia, BUMN, Badan layanan Umum, BUMD, dan lembaga atau badan lain yang mengelola keuangan negara. (Pasal 6 ayat (1) UU No. 15 tahun 2006 tentang BPK). Pelaksanaan pemeriksaan BPK, dilakukan berdasarkan Undang-undang tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara (pasal 6 ayat (2) UU No. 15 tahun 2006 tentang BPK). Pemeriksaan BPK mencakup pemeriksaan keuangan ,pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu. Pemeriksaan keuang...

BAGAIMANA MEMAHAMI FITNAH DAJJAL DAN NUBUAT AKHIR ZAMAN

BAGAIMANA MEMAHAMI FITNAH DAJJAL DAN NUBUAT AKHIR ZAMAN Mari kita mulai dari Yeruselem. Yeruselem adalah kota suci. Dari sana Alquran  menceritakan banyak sekali kisah dari  Nabi Musa as, Nabi Dawud as dan putranya Nabi Sulaiman as, Nabi  Zakaria as, Nabi Yahya as dan dan Nabi Isa as.  Bangsa Bani Israel mencapai puncak kejayaannya  pada jaman Nabi Daud as dan Nabi Sulaeman as yang pemerintahannya berpusat di Yeruselem. Pada pada tahun 586 SM, kota Jerussalem diserang dan dihancurkan pertama kali oleh Raja  Nebuchadnezzar  dari Babylonia. Semua orang yahudi di bawa ke babylonia untuk dijadikan budak. Namun pada saat babylonia ditaklukan oleh Raja Cyrus dari Persia, orang-orang Yahudi tersebut dikembalikan kembali ke Jerussalem. Bangsa Yahudi yakin berdasarkan kitab suci mereka bahwa kelak Allah swt akan mengembalikan kembali bangsa Yahudi  ke Yeruselem  dan akan menurunkan  Messiah atau Al Masih yang akan mengembalikan kejay...